Jakarta – Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Adian Napitupulu, mendorong pemerintah untuk segera merealisasikan kebijakan yang berpihak pada peningkatan kesejahteraan guru, terutama tenaga honorer di berbagai daerah.
Ia menilai bahwa wacana menjadikan pendidikan sebagai prioritas nasional tidak boleh berhenti sebatas slogan. Menurutnya, komitmen tersebut harus tercermin dalam kebijakan konkret, baik melalui regulasi yang jelas maupun dukungan anggaran yang memadai.
Adian menegaskan, apabila negara benar-benar mengakui peran strategis guru dalam membangun kualitas sumber daya manusia, maka peningkatan kesejahteraan tidak seharusnya menjadi polemik berkepanjangan. Keputusan politik yang tegas, kata dia, menjadi kunci untuk memastikan sektor pendidikan mendapatkan perhatian utama.
Lebih lanjut, ia menyoroti besarnya kontribusi guru honorer, termasuk yang mengajar di sekolah swasta, dalam menjaga stabilitas dan keberlanjutan sistem pendidikan nasional. Peran mereka dinilai sangat penting dalam membentuk generasi masa depan bangsa.
Ia juga mengingatkan pemerintah agar tidak terus menunda langkah perbaikan dengan berbagai alasan. Ketimpangan kesejahteraan antara guru berstatus ASN dan honorer, menurutnya, perlu segera diselesaikan melalui kebijakan yang adil dan berpihak.
Sebagai mitra pemerintah di bidang pendidikan, Komisi X DPR RI berkomitmen untuk terus mengawal pembahasan anggaran dan regulasi yang berkaitan dengan peningkatan kesejahteraan guru.
Adian menutup pernyataannya dengan menekankan pentingnya kehadiran negara dalam memberikan penghargaan yang layak atas dedikasi para pendidik.












