BeritaOlahraga

Dari Anak Buruh Pabrik ke Pahlawan Emas SEA Games

74
×

Dari Anak Buruh Pabrik ke Pahlawan Emas SEA Games

Share this article

JAKARTA – Prestasi dapat lahir dari latar belakang apa pun. Hal itu dibuktikan oleh atlet Hockey Indoor Indonesia, Adi Darmawan Leksono, yang berhasil mempersembahkan medali emas SEA Games 2025 Thailand, meski tumbuh dari keluarga sederhana.

Adi merupakan putra dari seorang buruh pabrik harian lepas dan ibu yang berjualan kecil-kecilan. Keterbatasan ekonomi membuatnya harus berjuang keras sejak awal untuk menekuni olahraga yang dicintainya.

“Saya tidak tega meminta orang tua membelikan stik hockey yang harganya sekitar satu juta rupiah. Itu uang besar bagi keluarga kami, apalagi saya punya dua adik. Akhirnya saya menabung uang jajan yang hanya lima ribu rupiah dan berjalan kaki ke sekolah setiap hari,” kenang Adi.

Cerita tersebut menjadi bagian dari perjalanan panjang Adi hingga akhirnya menjadi anggota Tim Nasional Hockey Indoor Putra Indonesia yang sukses mempertahankan medali emas pada SEA Games ke-33 Thailand 2025.

Perkenalan Adi dengan olahraga hockey bermula saat masih bersekolah di SMAN 14 Kabupaten Tangerang, Banten, melalui guru olahraga bernama Kusnadi. Dari sanalah ia pertama kali mengenal dan jatuh cinta pada hockey.

“Stik pertama saya itu pemberian Pak Kusnadi. Stik yang saya beli sendiri dari hasil menabung, saya pakai sampai akhirnya bisa kuliah gratis lewat jalur prestasi,” ungkapnya.

Pada awalnya, orang tua Adi sempat meragukan pilihan anaknya menekuni hockey, olahraga yang masih asing bagi mereka. Namun keraguan itu justru menjadi motivasi tambahan bagi Adi untuk membuktikan diri.

“Ayah dan ibu sempat bertanya, itu olahraga apa dan bisa jadi apa. Mereka ragu, jadi saya memilih membuktikan dengan latihan sungguh-sungguh,” katanya.

Kerja keras itu perlahan membuahkan hasil. Pria kelahiran Jakarta, 22 April 1999 ini mulai meraih prestasi dari tingkat daerah hingga provinsi, sebelum akhirnya menembus Timnas Hockey Indoor Indonesia saat masih kuliah. Sejak saat itu, dukungan penuh dari orang tua pun mengalir.

Adi pertama kali dipanggil mengikuti pemusatan latihan nasional untuk persiapan SEA Games ke-31 Filipina 2019, namun belum terpilih masuk skuad utama. Selain faktor teknis, keterbatasan biaya juga menjadi tantangan tersendiri.

“Saya anggap itu belum rezeki. Saat itu kondisi keuangan juga tidak memungkinkan untuk mengurus paspor dan visa ke Eropa,” ujarnya.

Kesempatan berikutnya datang saat persiapan Asia Cup Hockey 2021, di mana pelatih asal Malaysia Dhaarma Raj memberi kepercayaan kepada Adi tampil di ajang internasional. Namanya kemudian terus bertahan di Timnas Hockey Indoor Indonesia, termasuk saat menghadapi SEA Games 2023 Kamboja.

Di Kamboja, sejarah tercipta. Timnas Hockey Indoor Putra Indonesia untuk pertama kalinya meraih medali emas SEA Games usai menaklukkan Malaysia.

“Rasanya seperti mimpi. Saya menangis karena bahagia setelah melewati proses yang sangat panjang,” ujar pemain yang berposisi Right Midfield dan Defend tersebut.

Sejak saat itu, posisi Adi semakin kokoh di tim nasional. Ia kembali dipercaya tampil di Asia Cup 2024 di Kazakhstan, hingga akhirnya mempertahankan medali emas SEA Games 2025 Thailand setelah mengalahkan Malaysia lewat laga final dramatis dengan skor 4-4 (2-0 PSO).

Adi menegaskan bahwa pencapaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif banyak pihak.

“Ini bukan hanya tentang perjuangan atlet, tetapi juga dukungan pelatih, ofisial, PP FHI, dan Kemenpora yang memfasilitasi training camp serta uji coba ke Eropa. Saya bersyukur bisa menjadi bagian dari sejarah emas Hockey Indonesia,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *