Uncategorized

Jakarta Pusat EV: PLN Tambah 667 SPKLU untuk Mudahkan Pengisian Daya

54
×

Jakarta Pusat EV: PLN Tambah 667 SPKLU untuk Mudahkan Pengisian Daya

Share this article

Jakarta – PT PLN (Persero) secara resmi meluncurkan dua Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) Center perdana di Jakarta pada Senin (3/11). Langkah ini merupakan bagian penting dari strategi PLN untuk mendorong peralihan energi nasional melalui ekspansi transportasi berkarbon rendah.

SPKLU Center ini dibuat sebagai hub pengisian daya kendaraan listrik skala besar, masing-masing dilengkapi minimal 10 konektor serta sistem pengelolaan terintegrasi yang memastikan kenyamanan dan efektivitas bagi pemilik kendaraan listrik.

Kedua tempat yang sudah aktif terletak di Rest Area KM 10,6 Tol Jagorawi, Cibubur, Jakarta Timur, serta di Kantor PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya, area Gambir, Jakarta Pusat.

Pengembangan SPKLU Center Jagorawi adalah hasil kerja sama antara PLN dan PT High Volt Technologi (HVT). Fasilitas ini menyediakan tujuh unit pengisi dengan total 13 konektor berbasis teknologi Fast Charging dan Ultra Fast Charging, dengan daya mulai dari 22 kW sampai 200 kW. Berjalan nonstop 24 jam, lokasi ini juga menyertakan area relaksasi dan berbagai layanan tambahan untuk pengendara.

Di sisi lain, SPKLU Center PLN UID Jakarta Raya dilengkapi enam unit pengisi dengan 14 konektor, mencakup jenis Fast Charging dan Ultra Fast Charging hingga kapasitas 200 kW, yang memungkinkan pengisian cepat dan optimal.

Wakil Wali Kota Jakarta Timur Kusmanto menyampaikan penghargaan atas upaya PLN yang memperkenalkan SPKLU Center sebagai pendukung pertumbuhan transportasi hijau di Ibu Kota.

Pendapat serupa disampaikan oleh Senior Advisor PT High Volt Technologi (HVT), Herman Daniel Ibrahim, yang menggambarkan kolaborasi ini sebagai tonggak penting dalam perluasan jaringan infrastruktur kendaraan listrik di tanah air. “Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan PLN. HVT berjanji menambah hingga 1.000 unit SPKLU dengan 2.000 konektor dan kapasitas total 100 MW pada 2030,” kata Herman.

Sementara itu, General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin, menjelaskan bahwa saat ini ada lebih dari 667 unit SPKLU yang aktif di Jakarta, termasuk 140 unit di Jakarta Timur. Fasilitas-fasilitas ini tersebar di tempat umum seperti pusat perbelanjaan, gedung kantor, dan rest area.

“Jakarta adalah pusat pertumbuhan kendaraan listrik terbesar di Indonesia. Oleh karena itu, PLN terus mengembangkan titik pengisian agar masyarakat lebih mudah mengakses SPKLU, baik di tengah kota maupun di rute vital antarwilayah,” jelas Andy.

Dengan peluncuran dua SPKLU Center perdana ini, PLN berharap lebih banyak warga yang tertarik beralih ke kendaraan listrik, sebagai kontribusi untuk mencapai transportasi rendah emisi dan lestari di Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *